Introduction to Basic Coding through Unplugged Activities and Visual Programming for Students at SMAN 1 Suela, East Lombok, West Nusa Tenggara
PENGENALAN DAN PELATIHAN DASAR KODING MELALUI AKTIVITAS UNPLUGGED DAN PEMROGRAMAN VISUAL UNTUK SISWA SMAN 1 SUELA, KABUPATEN LOMBOK TIMUR, NTB
Abstract
Kemampuan dasar koding merupakan kompetensi penting pada era transformasi digital karena melatih berpikir logis, kreatif, dan komputasional. Melalui Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025, pemerintah menetapkan Koding dan Kecerdasan Artifisial sebagai mata pelajaran pilihan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Namun, kesiapan sekolah masih belum merata, terutama di wilayah nonperkotaan. SMAN 1 Suela, Kabupaten Lombok Timur, menghadapi keterbatasan pembelajaran teknologi informasi yang masih berfokus pada aplikasi perkantoran, belum tersedianya bahan ajar koding yang kontekstual, serta persepsi siswa bahwa pemrograman merupakan materi yang sulit. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengenalkan konsep dasar koding dan berpikir komputasional serta meningkatkan minat siswa terhadap pemrograman. Kegiatan dilaksanakan pada 1 Agustus 2026 dalam satu sesi setengah hari melalui pemetaan minat menggunakan Mentimeter, pengenalan konsep koding dan algoritma, aktivitas unplugged dengan Rush Hour Puzzle, praktik menggunakan Blockly Games, serta pembuatan program sederhana dengan Scratch. Evaluasi dilakukan melalui polling Mentimeter, observasi keaktifan peserta, dan penilaian hasil karya. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman konsep dasar koding, kemampuan menyusun program sederhana, serta perubahan persepsi bahwa koding dapat dipelajari. Kegiatan ini menjadi langkah awal penguatan literasi digital dan kesiapan SMAN 1 Suela dalam mengimplementasikan pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial






